Kegiatan 9.1 A. Termasuk bagian dari jenis teks apakah cuplikan di bawah ini: fiksi atau nonfiksi? Kemukakanlah alasan-alasannya! Diskusikan masalah-
Pertanyaan
A. Termasuk bagian dari jenis teks apakah cuplikan di bawah ini: fiksi atau nonfiksi? Kemukakanlah alasan-alasannya! Diskusikan masalah-masalah itu secara berkelompok!
1. Orang-orang yang kebetulan melewati jalan itu sepertinya selalu ingin berhenti. Mereka ingin mengetahui sesuatu yang telah terjadi di sana. Orang yang lalu lalang ingin langsung melihat keadaan ibu itu. Dia terlihat lemah. Badannya yang hanya rangka dan kulit ditutupi kaus berwarna hitam dan celana cokelat yang lusuh. Bibirnya kering, pecah-pecah hampir terkelupas. Napasnya terengah-engah dan tampak payah. Lalu, seorang ibu datang memecahkan keriuhan suasana, membawa segelas air. Ibu itu membangunkan badannya sampai dia terduduk. Kemudian, air itu diberikan kepadanya. Sesudah itu dia mengangguk dan mengucapkan terima kasih.
2. Begitulah Anya setiap harinya. Ia gemar belanja. Hal itu bermula ketika ia sering diejek temannya karena dibilang anak pingit. Setiap pulang sekolah, ia langsung pulang dan tak pernah kumpul-kumpul di warung bakso apalagi jalan-jalan ke pertokoan. Baru setelah Irene mentraktir Anya makan di sebuah pusat perbelanjaan, ia mulai tertarik. Seterusnya ia kecanduan. Akan tetapi, akhir-akhir ini, kegemarannya tersebut telah membuatnya begitu boros. Pernak-pernik maupun aksesoris-aksesoris yang sebenarnya tidak ia butuhkan, tetap diborong dengan alasan gengsi.
Kutipan
Jenis Buku alasan
1
2
B. Tulislah dua buah kutipan yang masing-masing bersumber dari buku fiksi dan nonfiksi. Jelaskan pula alasan kefiksian atapun kenonfiksian dari kutipan-kutipan tersebut!
Kutipan Sumber Buku Alasan Kefiksian/Kenonfiksian
1 Jawaban
-
1. Jawaban diansyl
Jawaban:
A.Termasuk bagian dari jenis teks apakah cuplikan di bawah ini: fiksi atau nonfiksi? Kemukakanlah alasan-alasannya!
Kutipan 1
Jenis buku: fiksi
Alasan:
1. Tidak jelas siapa saja pelaku yang ada di cerita
2. Cerita tidak dipaparkan dengan runtut
3. Menggunakan kata kata yang menggugah imajinasi pembaca, yaitu
- - Sepertinya
Orang-orang yang kebetulan melewati jalan itu sepertinya selalu ingin berhenti
- - Terlihat
Dia terlihat lemah.
- - tampak
Napasnya terengah-engah dan tampak payah.
4. Menggunakan kata berkonotasi. Seperti pada kata memecahkan yang digunakan bukan untuk arti yang sebenarnya
Lalu, seorang ibu datang memecahkan keriuhan suasana, membawa segelas air.
Kutipan 2
Jenis buku: non fiksi
Alasan:
1. Pelaku di dalam cerita jelas, yaitu Anya dan teman temannya. Begitu juga waktu kejadian juga jelas diungkapkannya.
2. Cerita dipaparkan secara runtut. Dalam cerita ini menggunakan paragraf dengan pola sebab akibat.
3. Kata yang digunakan lugas dan jelas, tidak menggunakan kata kata berkonotasi
B. Tulislah dua buah kutipan yang masing-masing bersumber dari buku fiksi dan nonfiksi. Jelaskan pula alasan kefiksian atapun kenonfiksian dari kutipan-kutipan tersebut!
Kutipan 1
Perjalanan Gilang menuju rumah Mayang tak lagi seperti dulu. Pun tak disambut gonggong an-jing. Gilang tenang melangkah, tetapi hati tetap berdebar membayangkan bakal yangangan di atap rumah. Mata tombaknya lekat mengawasi setiap sudut desa yang menyapanya. Tirai jendela yang melambai-lambai, dedaunan yang bergoyang goyang, dan angin yang bersiuran. Seakan, alam menyambutnya sebagai anak yang sudah sukses merantau di Jakarta, bukan lagi sebagai anak korban pulung gantung.
Sumber buku:
Judul: Jejak Gelisah
Penulis: Ahmad Sekhu
Penerbit: Grasindo, Jakarta
Tahun: 2005
Alasan kefiksian
1. Menggunakan kata kata berkonotasi
- Disambut
Pun tak disambut gonggong an-jing
- Mata tombak - menyapanya
Mata tombaknya lekat mengawasi setiap sudut desa yang menyapanya.
- Melambai -lambai, bergoyang goyang, bersiuran,
Tirai jendela yang melambai-lambai, dedaunan yang bergoyang goyang, dan angin yang bersiuran.
2. Bahasa yang digunakan luwes dan tidak kaku
3. Pelaku dan latar cerita tidak ada di dunia nyata
Kutipan 2
PERJALANAN ROMBONGAN mobil lagi-lagi terhenti. Pengemudi mobil paling depan berhenti sebelum memastikan kondisi titian kayu yang ha rus dilalui. Saat seperti ini, Markus Motu, pegawai bagian Protokol Kabupaten Kupang di Nusa Teng gara Timur, berganti peran menjadi kernet. la bergerak cepat memandu kendaraan agar tidak terpeleset atau kandas.
Sumber buku
Judul: Ekspedisi Jejak Peradaban NTT
Penerbit: Kompas , Jakarta
Tahun: 2011
Alasan ke non-fiksian
1. Pelaku dan latar cerita ada di dalam dunia nyata
2. Menggunakan kata kata berdenotasi
3. Penggunaan bahasanya lugas
4. Cerita dipaparkan secara runtut
Penjelasan:
Buku Fiksi
Buku fiksi: buku yang berisikan cerita buatan /khayalan bukan menceritakan kejadian sesungguhnya.
Ciri ciri buku fiksi
1. Berdasarkan fantasi/khayalan/imajinasi
2. Kejadian yang terjadi di dalam buku bukan sebenarnya
3. Pilihan kata yang digunakan luwes, tidak kaku
4. Menggunakan bahasa konotatif (makna kiasan)
5. Bertujuan untuk menghibur atau untuk dinikmati
Macam macam buku fiksi
1. Kumpulan cerita, dongeng, puisi
2. Novel
3. Komik
4. Drama
Buku non-fiksi
Buku non-fiksi: buku yang berisikan karya tulis ilmiah yang didasarkan pada kejadian nyata
Ciri ciri buku non-fiksi
1. Kejadian yang terjadi di dalam buku merupakan kejadian riil
2. Penulisan berdasarkan data atau penelitian
3. Memiliki alur yang runtut
4. Menggunakan bahasa denotatif (makna sebenarnya)
5. Bertujuan untuk memberikan informasi dan bersifat mendidik
Macam -macam buku non fiksi
1. Buku pelajaran
2. Jurnal ilmiah
3. Karya tulis ilmiah: skripsi, tesis, disertasi
4. Biografi
Semoga bermanfaat
Pelajari lainnya :
https://brainly.co.id/tugas/15710168
- Ringkasan cerita buku fiksi
https://brainly.co.id/tugas/6798011
- Contoh resensi buku non fiksi
______________
Mapel: Bahasa Indonesia
Kelas: 8
Materi:Bab 9-Kembangkan Kegemaran Membaca
Kode kategorisasi: 8.1.9
Kata kunci: kutipan, buku, fiksi, non fiksi
#OptiTeamCompetition